KEMBALILAH
KEMBALILAH
Pendahuluan
Tentang kebesaran peradaban maka adalah hina jika kita tidak bercermin kepada peradaban Islam sendiri dan malah berpaling terpukau melihat gemerlapnya peradaban-peradaban asing yang mana mereka pun maju akibat belajar dari kesalahan para pendahulu mereka serta melihat asbab-asbab kegemilangan muslimin di masanya.
Tentunya kegemilangan Islam dan muslimin bukan merupakan satu hal yang terjadi dalam satu malam purnama, melainkan dibangun dan disusun step by step dengan segala prosesnya. Oleh karena itulah saya mencoba memuat dalam tulisan yang ringkas dan serba berkekurangan ini sebuah cahaya yang sudah sempat melintasi alam pikiran saya setelah saya dan rekan-rekan kembali membuka perlahan lembaran-lembaran kuning yang kini kami temukan dibungkus oleh layar digital.
Sebuah Pondasi
Sebuah peradaban, terkhusus peradaban Islam ada bukan hanya soal beralaskan wilayah atau pun sebuah wewenang kekuasaan. Sebuah peradaban memiliki sebuah pondasi yang mesti selalu ada yaitu masyarakat yang tengah hidup di peradaban itu sendiri. Dan itulah komponen terpenting dari sebuah bangunan peradaban.
Kapasitas dan kualitas intelektualitas sebuah masyarakat adalah hal dasar pertama yang akan menentukan langkah jalannya sebuah peradaban. Karena semua faktor yang ada di sebuah peradaban adalah efek mutlak dari kualitas intelektualitas masyarakat tersebut, baik itu politik, ekonomi, maupun kondisi sosial dari peradaban itu sendiri.
Itulah yang dimiliki muslimin dahulu sehingga dapat menciptakan sebuah kegemilangan yang tiada tandingannya. Sebuah intelektualitas itu hadir dari tumpukan lembaran-lembaran kertas dan tetesan tinta yang begitu agung di zaman itu. Hal itulah yang hilang dari kita hari ini dimana kita sangat jauh dari sumber keemasan itu sendiri dan membiarkan lembaran-lembaran itu bersahabat dengan lemari dan debu. Bukan dengan kita.
Yang Menjadi Inti
Pada zaman hari ini kita menemukan berbagai macam perbedaan prioritas baik dari pihak pemerintah maupun pihak masyarakat dengan beragam alasan yang dikemukakan. Namun ada satu hal yang luput dari prioritas manusia di masa kini yaitu, pendidikan. Orang-orang pada zaman ini sangat menganggap enteng masalah pendidikan.
Padahal hakikatnya, pendidikanlah yang memberikan manusia sebuah hal yang akan dan harus mendasari semua perbuatan mereka yaitu, ilmu. Sedangkan di masa peradaban Islam, pendidikan merupakan bidang yang menjadi pusat perhatian pemerintah pada masa itu. Hal itu terjadi karena adanya pemahaman yang baik tentang urgensi dan efek dari pendidikan tersebut. Karena sejatinya ilmu dan pendidikan adalah investasi terbaik untuk sebuah peradaban dan berikut pula generasinya.
Jantung Masyarakat
Salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap perkembangan pengetahuan dan intelektualitas kaum muslimin adalah mereka banyak memfasilitasi sarana-sarana untuk tersampainya sebuah ilmu pada masyarakat, baik dari segi tempat, alat, pengajar, buku, maupun bangunan-bangunan sekolah dan perpustakaan yang sangat pesat perkembangannya pada zaman Islam. Masyarakat hari itu pun memiliki cara pandang yang amat baik terhadap literasi maupun pendidikan. Dapat dibuktikan karena perkembangan perpustakaan di sebuah daerah atau masyarakat adalah efek dari adanya gelombang kesadaran intelektualitas masyarakat tersebut.
Begitulah pendidikan seharusnya berjalan di sebuah peradaban di mana semua segmen masyarakat turut ambil andil dalam pendidikan. Perpustakaan yang merupakan simbol dari intelektualitas masyarakat sudah semestinya mendapatkan perhatian yang besar bukan hanya dari segi perubahan dan perkembangan fisiknya saja, melainkan pada fungsi dan kesadaran masyarakat itu sendiri terhadap lembaga tersebut.
Maka jika urusan tentang literasi dan pendidikan yang merupakan hal yang paling dasar dalam sebuah peradaban sudah berjalan dengan semestinya, maka pemandangan yang dulu pernah ada akan segera muncul di peradaban kita hari ini. Di mana tempat wisata mereka adalah perpustakaan, hari liburnya diisi dengan buku dan ditemani oleh tinta
Kita sebagai umat Islam di masa kini harus menjadi orang yang paling sadar akan pentingnya hal itu. Dikarenakah hal tersebut adalah inti dari tolak balik kemajuan dan kegemilangan peradaban Islam yang sama-sama dinantikan oleh orang-orang yang hatinya dapat menerima kebenaran baik dia muslim maupun tidak, karena efek dari kegemilangan peradaban Islam tak lain dan tak bukan adalah rahmatan lil ‘alamin.
Khizanah Madrasah Al-Fatih STD, 12 Agustus 2026
Fatih Hidayat S. (Santri Angkatan 8)
---
Yuk dukung Generasi untuk menguatkan Literasi, dengan berwakaf untuk kebutuhan Kitab di Baitul Hikmah Madrasah Al-Fatih.
klik gambar dibawah ini :
© 2026 Tarahum.id
Komentar (0)