KERANG DAN PASIR
Kerang dan Pasir
Di samudra lepas, di kedalaman laut yang tak terkira.
Seekor kerang kecil berdiam di balik batu, sambil menahan sakit yang teramat.
Ia mengerang kesakitan, tetapi ombak terus menerus menerjangnya tanpa belas kasihan.
Sangatlah berat apa yang di derita kerang kecil itu malang nasibnya.
Biarlah ombak samudra dan pasir terus menyakiti dia tetap bersabar dan terus menahan rasa sakit.
Terkadang ia berandai-andai menjadi ombak dan terus menyakiti kerang.
Tapi itu hanyalah khayalan ia tetaplah kerang.
Berkali-kali lamanya, ia masih bersabar sambil terus tersenyum
hingga ia merasa ada hal yang aneh di mulutnya.
Ia membuka mulut dan mendapati sebuah mutiara cantik bersarang di mulutnya.
Inilah buah dari kesabaran, ucap kerang itu “terbentuk, terbentur, terbentuk” Lanjutnya.
---
Karya :
Muhammad Syahin At-Thariq
Santri angkatan 12 MAF Poncokusumo. Alumni Kuttab Al-Fatih Padang.
---
© 2026 Tarahum.id
Komentar (0)