CARA PANDANG MENENTUKAN CARA BERJUANG
Cara Pandang Menentukan Cara Berjuang
Allah Ta'ala berfirman:
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۙ اُولٰۤىِٕكَ يَرْجُوْنَ رَحْمَتَ اللّٰهِۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(QS. Al-Baqarah: 218)
------------
Perhatikan urutan ayat ini.
Allah tidak mengatakan, "Orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah lalu berjihad."
Justru Allah menyebutkan terlebih dahulu iman, hijrah, dan jihad, lalu menutupnya dengan kalimat:
"Mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah."
Di sinilah letak pelajaran yang sangat dalam.
Dalam tafsirnya, Syaikh Abdurrahman As-Sa'di menjelaskan bahwa iman, hijrah, dan jihad adalah tiga poros kebahagiaan seorang hamba. Adapun jihad bukan sekadar peperangan, tetapi mengerahkan seluruh kemampuan (بذل الجهد) untuk menolong agama Allah dan melawan segala sesuatu yang menghalangi manusia dari jalan-Nya. Beliau juga menegaskan bahwa harapan kepada rahmat Allah bukanlah angan-angan kosong, tetapi harus disertai sebab-sebab yang mengantarkannya. sumber
Artinya, cara seseorang memandang tujuan akan menentukan cara ia berjuang.
Orang yang memandang amal hanya sebagai beban akan mudah menyerah.
Orang yang memandang amal sebagai jalan menuju pujian manusia akan berhenti ketika pujian itu hilang.
Tetapi orang yang memandang setiap amal sebagai jalan menuju rahmat Allah akan terus berjuang, meskipun jalannya panjang, berat, dan tidak selalu dihargai manusia.
Itulah sebabnya para sahabat mampu meninggalkan kampung halaman, harta, bahkan mempertaruhkan nyawa mereka. Yang mereka lihat bukan sekadar beratnya perjuangan, tetapi besarnya tujuan yang sedang mereka kejar.
Semakin agung tujuan di mata seseorang, semakin ringan pengorbanan yang ia rasakan.
Maka sebelum bertanya mengapa amal kita mudah melemah, mungkin kita perlu bertanya terlebih dahulu:
Bagaimana cara kita memandang amal itu sendiri?
Sebab orang yang mengejar dunia akan berjuang sebatas dunia.
Namun orang yang mengejar rahmat Allah akan mengerahkan seluruh kemampuannya, karena ia tahu bahwa setiap langkah yang dilakukan fi sabilillah tidak pernah sia-sia di sisi-Nya.
Cara pandang menentukan cara berjuang.
Dan cara berjuang akan menentukan ke mana seseorang akhirnya sampai.
-------
Ditulis Oleh : Pena Umat
© 2026 Tarahum.id
Komentar (0)