JANGAN SOK TAHU!
Jangan Sok Tahu!
فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ ...
"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui."
QS. An-Nahl: 43.
---
Salah satu kekuatan masyarakat generasi terbaik bukan karena setiap orang mengetahui segala sesuatu.
Justru mereka memahami bahwa setiap ilmu memiliki ahlinya.
Ketika Umar bin Khattab menghadapi persoalan bacaan Al-Qur'an dan terjadi perbedaan pendapat dengan Zaid bin Tsabit, ia tidak memaksakan dirinya menjadi hakim atas segala sesuatu. Ia memanggil Ubay bin Ka'ab, yang dikenal memiliki keahlian khusus dalam membaca Al-Qur'an.
Ini adalah pelajaran penting dalam membangun masyarakat. Tidak semua orang harus menjadi ahli dalam semua perkara. Yang dibutuhkan adalah masyarakat yang tahu siapa yang harus ditanya ketika mereka tidak mengetahui sesuatu.
Hari ini, kita sering melihat sebaliknya.
Sedikit membaca, merasa paling tahu. Baru mendengar satu pendapat, merasa sudah mampu menghakimi seluruh persoalan.
Padahal masyarakat yang kuat justru dibangun oleh manusia yang tahu batas ilmunya.
Ketidaktahuan itu bukan aib. Dan tidak mau bertanya karena gengsi, justru itulah yang berbahaya.
Maka dari itu, untuk satu persoalan yang belum benar-benar kita pahami, jangan puas dengan potongan informasi dari media sosial.
Carilah orang yang memang ahli dalam bidang tersebut dan bertanyalah kepadanya.
Belajarlah untuk mengatakan:
"Saya belum tahu."
karena dari situlah ilmu bisa dimulai.
---
Ditulis Oleh : Pena Umat
---
© 2026 Tarahum.id
Komentar (0)