KESHALEHAN MEMBANGUN PERADABAN
Keshalehan Membangun Peradaban
Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa
seorang hamba yang terus berjuang dalam ketaatan akan terbiasa dengannya, kemudian mencintainya, hingga akhirnya lebih mengutamakan ketaatan. Sebaliknya, seseorang yang terus membiasakan maksiat dapat terbiasa, mencintai, lalu semakin tenggelam di dalamnya.
Sumber: Ibnul Qayyim, Ad-Dā' wa ad-Dawā'.
-------
Membangun kembali peradaban Islam ternyata tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Ia dimulai dari diri kita sendiri.
Sebab peradaban adalah kumpulan masyarakat. Masyarakat terbentuk dari keluarga-keluarga. Dan keluarga dibangun oleh individu-individu di dalamnya.
Maka kesalehan pribadi tidak pernah berhenti menjadi urusan pribadi.
Ketika seorang muslim membiasakan shalat, menjaga lisannya, jujur dalam pekerjaannya, menuntut ilmu, meninggalkan maksiat, dan menebar manfaat, sesungguhnya ia sedang meletakkan satu batu bata bagi bangunan besar peradaban.
Allah berfirman bahwa Dia tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.
Rasulullah ﷺ juga mengajarkan bahwa setiap kita adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban: seorang suami terhadap keluarganya dan seorang istri terhadap rumah serta anak-anaknya.
Maka perubahan umat memang harus diperjuangkan, tetapi perjuangan itu juga harus masuk ke dalam rumah-rumah kita.
Dari individu yang taat, lahirlah ayah dan ibu yang taat.
Dari ayah dan ibu yang taat, tumbuh anak-anak yang mengenal Allah.
Dari keluarga-keluarga yang taat, terbentuk masyarakat yang menjaga ilmu, amanah, keadilan, dan akhlak.
Dan dari masyarakat seperti itulah, insyaAllah, kebangkitan umat bermula.
Maka jangan pernah meremehkan perjuangan memperbaiki diri.
Jangan merasa shalatmu, taubatmu, kejujuranmu, atau perjuanganmu meninggalkan maksiat hanya berdampak pada dirimu sendiri.
Sebab sebelum kita berbicara tentang mensalehkan peradaban, ada satu manusia yang harus terlebih dahulu kita salehkan:
diri kita sendiri.
Karena kesalehan pribadi adalah batu pertama dalam membangun kesalehan sebuah peradaban.
-----
Oleh : Pena Umat
© 2026 Tarahum.id
Komentar (0)