Beranda Kabar Berita Masyarakat Qurani
Masyarakat Qurani
Renungan Peradaban

MASYARAKAT QURANI

Masyarakat Qurani


«وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ...»


"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar, serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya..."


QS. At-Taubah: 100.

---------


Ketika berbicara tentang masyarakat ideal, manusia biasanya menyusun teori berdasarkan ekonomi, politik, atau budaya. Namun Al-Qur'an justru memulainya dari kualitas manusia yang membentuk masyarakat tersebut.


Jika kita mentadabburi Quran Surah At-Taubah ayat 100–106, ayat ini bukan sekadar menceritakan para sahabat, melainkan memetakan struktur masyarakat Islam.


Allah menempatkan As-Sābiqūnal Awwalūn (Muhajirin dan Anshar) sebagai lapisan masyarakat terdepan. Setelah itu hadir orang-orang yang mengikuti mereka dengan ihsan. Lalu Al-Qur'an juga menjelaskan adanya kaum muslimin yang berbuat dosa tetapi mau mengakui kesalahannya, hingga kelompok munafik yang menjadi peringatan bagi umat. Dengan demikian, Al-Qur'an menggambarkan masyarakat secara utuh, bukan hanya sisi idealnya.


Pelajaran pentingnya adalah, kebangkitan umat tidak dimulai dari membangun gedung atau bangunan fisik saja, tetapi dari membangun jiwa manusia sesuai posisi dan karakternya. Peradaban akan kokoh apabila setiap lapisan masyarakat dibangun dengan nilai iman, kejujuran, dan keyakinan untuk mencontoh generasi terbaik.


Coba luangkan waktu membaca QS. At-Taubah ayat 100–106 beserta terjemahnya. Renungkan, berada di posisi manakah diri kita hari ini? Lalu berdoalah agar Allah menjadikan kita dan keluarga kita termasuk orang-orang yang mengikuti generasi terbaik dengan ihsan dan turut membangun masyarakat yang diridhai-Nya.



----


Ditulis Oleh : Pena Umat


Komentar (0)

Memuat komentar...

© 2026 Tarahum.id